Assalamualaikum Wr. Wb.....
Ini adalah blog
pertamaku... Biasanya sih kalau kebanyakan orang-orang blog pertamanya
itu di buat seperti diary..,, tapi karena saya males buat nulis yang
gituan ngga ada mood jadi langsung saja buat blog materi buat membantu
teman-teman dalam mengerjakan tugas entah itu dari sekolah, atau kuliah
:)
kali ini saya akan ngepost tentang Pengaruh
Perkembangan Teknoogi Terhadap Dunia Pendidikan. kebetulan saya kuliah
ngambil jurusan Teknik Informatika,,, #cieeAnakTI :D hahahha.... yaa
langsung saja ini contoh makalahnya semoga bermanfaat dan bisa membantu
teman-teman. :)
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat,
dan Hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam
bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Harapan saya semoga makalah ini
membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca.
Karya ilmiah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang
saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca
untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaannya.
Dalam penulisan karya ilmiah ini saya mengucapkan banyak terima kasih yang
sebesar-besarnya, kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam penyusunan
ini yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu semoga Allah SWT memberikan
balasan yang setimpal kepada mereka amin yaa rabbal alamin.
Makassar, 22 Oktober 2015
Indah
Safitri Karim
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
1.2 Tujuan
Penulisan
1.3 Rumusan
Masalah
BAB II PEMBAHASAN
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN
2.1 Pengertian Teknologi
Informasi dan Komunikasi
2.2 Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
2.3. Peranan Guru dalam Pembelajaran TIK
2.4. Peranan TIK dalam Bidang Pendidikan (e-education)
2.5. Manfaat dan Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
3.1. Simpulan
3.2 Saran
DAFTAR
PUSTAKA
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Pengaruh globalisasi semakin terasa dengan semakin
banyaknya saluran informasi dalam berbagai bentuk seperti elektronik maupun non
elektronik seperti surat kabar, majalah, radio. TV, telepon, fax, komputer,
internet, satelit komunikasi dan sebagainya. Teknologi komunikasi dan informasi
yang terus berkembang cenderung akan mempengaruhi segenap bidang
kehidupan termasuk bidang pendidikan kejuruan dan pelatihan yang akan semakin
banyak diwarnai oleh oleh teknologi komunikasi dan informasi.
Secara khusus
untuk pendidikan dan pelatihan akan dirasakan adanya kecenderungan : (a)
bergesernya pendidikan dan pelatihan dari sistem berorientasi pada
guru/dosen/lembaga ke sistem yang berorientasi pada siswa/mahasiswa/peserta
didik. (b) tumbuh dan makin memasyarakatnya pendidikan terbuka/jarak jauh. (c)
semakin banyaknya pilihan sumber belajar yang tersedia. (d) diperlukannya
standar kualitas global dalam rangka persaingan global dan (e) semakin
diperlukannya pendidikan sepanjang hayat (life long learning).
Dilihat pada saat sekarang ini perkembangan teknologi
informasi terutama di Indonesia semakin berkembang. Dengan adanya teknologi
informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan
informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja.
Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi
mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan berkembangnya
teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup
signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda dan berubah dibandingkan dengan cara
yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang ini jarak dan waktu bukanlah sebagai
masalah yang berarti untuk mendapatkan ilmu, berbagai aplikasi tercipta untuk
memfasilitasinya.
Di Indonesia yang notabenenya sebagai negara
berkembang dimana ketersediaan infrastruktur komunikasi yang masih minim
mengakibatkan kesempatan setiap orang untuk mendapatkan informasi dan
pengetahuan menjadi terbatas. Ketersediaan infrastruktur ini sangat terasa di
daerah-daerah yang proses memperoleh informasinya masih terbatas. Hal ini
dikarenakan di Indonesia penyebaran teknologi informasi dan komunikasi belum
merata, sekarang ini hanya di kota-kota besar sajalah yang sudah dengan mudah
menikmati dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Dengan demikian
perkembangan pendidikan pun menjadi terhambat dan juga tidak merata.
1.2 Tujuan Penulisan
Makalah
Makalah
ini ditulis dengan beberapa tujuan sebagai berikut :
- Mengetahui
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di bidang
pendidikan
- Mengetahui
dampak positif dan negatif dari perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi pada bidang pendidikan;
- Bagaimana
pengaruh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap
aktivitas pendidikan?
- Bagaimana
cara mengatasi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap
aktivitas pendidikan?
1.3
Rumusan Masalah
Rumusan
masalah dalam makalah ini adalah :
- Apakah
yang dimaksud dengan Tekhnologi Informasi ?
- Bagaimana
peranan guru dalam tekhnologi informasi ?
- Bagaiamana
pernanan tekhnologi informasi dalam pendidikan ?
- Apa
manfaat dan dampak dari tekhnologi informasi
BAB 2
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENDIDIKAN
2.1
Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai bagian dari ilmu pengetahuan dan
teknologi secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan
pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian
informasi. (Kementerian Negara Riset dan Teknologi, 2006: 6).
Menteri Pendidikan Daoed Joesoef telah menyatakan bahwa “Teknologi
diterapkan di semua bidang kehidupan, di antaranya bidang pendidikan. Teknologi
pendidikan ini karenanya beroperasi dalam seluruh bidang pendidikan secara
integratif, yaitu secara rasional berkembang dan terjalin dalam berbagai bidang
penididikan”.
Teknologi
Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk
mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer
yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan
agar data dapat disebar dan diakses secara global. Arti teknologi informasi
bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang
dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Pemanfaatan teknologi
informasi dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman.
Membantu
menyediakan komputer dan jaringan yang menghubungkan rumah murid dengan ruang
kelas, guru, dan administrator sekolah. Semuanya dihubungkan ke Internet, dan
para guru dilatih menggunakan komputer pribadi. Peran yang dapat
diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi
untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi,
dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan,
berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau
kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa
mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau
faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.
Perkembangan
Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan
dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life,
artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara
elektronik.Jika dilihat pada saat sekarang ini perkembangan teknologi informasi
terutama di Indonesia semakin berkembang. Dengan adanya teknologi informasi dan
komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang
kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia
pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang
positif karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai
memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Banyak hal yang dirasa berbeda
dan berubah dibandingkan dengan cara yang berkembang sebelumnya. Saat sekarang
ini jarak dan waktu bukanlah sebagai masalah yang berarti untuk mendapatkan
ilmu, berbagai aplikasi tercipta untuk memfasilitasinya.
Di Indonesia
yang notabenenya sebagai negara berkembang dimana ketersediaan infrastruktur
komunikasi yang masih minim mengakibatkan kesempatan setiap orang untuk
mendapatkan informasi dan pengetahuan menjadi terbatas. Ketersediaan
infrastruktur ini sangat terasa di daerah-daerah yang proses memperoleh
informasinya masih terbatas. Hal ini dikarenakan di Indonesia penyebaran
teknologi informasi dan komunikasi belum merata, sekarang ini hanya di
kota-kota besar sajalah yang sudah dengan mudah menikmati dan memanfaatkan
fasilitas yang tersedia. Dengan demikian perkembangan pendidikan pun menjadi
terhambat dan juga tidak merata.
Salah
satu wadah yang dirasa paling berperan dalam dunia teknologi informasi dan komunikasi
di Indonesia saat ini adalah internet. Di Indonesia terutama yang berada di
kota-kota besar sudah banyak masyarakat yang mempunyai akses internet, sehingga
pemanfaatan internet sebagai salah satu media pembelajaran dan pencarian
informasi dan pengetahuan dapat lebih maksimal walaupun akses internet di
Indonesia belum sepenuhnya dapat dirasakan semua orang. .
2.2
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Di
era globalisasi peranan TIK menjadi semakin penting digunakan untuk
mengungkapkan data dan fakta menjadi sebuah informasi yang bisa dimanfaatkan.
Kontribusi TIK tidak terlepas dari suatu tanggung jawab agar data dan fakta
pendidikan dapat dikumpulkan, dikelola, disimpan, diteliti, dibuktikan dan
disebarkan agar masyarakat mendapatkan informasi penting dengan benar secara
efektif dan efisien. TIK pada hakikatnya adalah alat untuk mendapatkan nilai
tambah dalam menghasilkan suatu informasi yang cepat, lengkap, akurat,
transfaran dan mutakhir. Salah satu manfaat yang dapat dirasakan dalam kontribusi
TIK adalah teknologi internet. Internet sebagai media informasi telah
memberikan peluang bagi setiap orang.
Pengenalan
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), diharapkan dapat membuat perubahan
pesat dalam kehidupan yang mengalami penambahan dan perubahan dalam penggunaan
beragam produk TIK. Melalui perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi, kita
bisa mencari, mengeksplorasi, menganalisis, dan saling tukar informasi secara
efisien dan efektif. TIK akan memudahkan kita, mendapatkan ide dengan cepat dan
bertukar pengalaman dari berbagai kalangan. Dengan demikian, diharapkan
dapat mengembangkan sikap inisiatif dan kemampuan belajar mandiri, sehingga
kita dapat memutuskan dan mempertimbangkan sendiri kapan dan dimana penggunaan
TIK secara tepat dan optimal, termasuk implikasinya saat ini dan dimasa yang
akan datang.
Teknologi Informasi dan Komunikasi mencakup dua aspek, yaitu Teknologi
Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal
yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan
pengelolaan informasi. Sedangkan Teknologi Komunikasi merupakan segala hal yang
berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data
dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, Teknologi Informasi dan
Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang
mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan
pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar
media.
Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi
Informasi dan Komunikasi adalah:
- Menyadarkan
kita akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang
terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari
teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
- Memotivasi
kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan
TIK, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari
hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
- Mengembangkan
kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk
mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam
kehidupan sehari hari.
- Mengembangkan
kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih
optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi,
terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
- Mengembangkan
kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan
bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi
untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.
2.3.Peranan
Guru dalam Pembelajaran TIK
Semua hal
itu tidak akan terjadi dengan sendirinya karena setiap siswa memiliki kondisi
yang berbeda antara satu dengan lainnya. Siswa memerlukan bimbingan baik dari
guru maupun dari orang tuanya dalam melakukan proses pembelajaran dengan
dukungan TIK. Dalam kaitan ini guru memegang peran yang amat penting dan harus
menguasai seluk beluk TIK dan yang lebih penting lagi adalah kemampuan
memfasilitasi pembelajaran anak secara efektif. Peran guru sebagai pemberi
informasi harus bergeser menjadi manajer pembelajaran dengan sejumlah
peran-peran tertentu, karena guru bukan satu-satunya sumber informasi melainkan
hanya salah satu sumber informasi.Informasi melalui media internet, bisa
menjadi salah satu kunci untuk membuat dunia pendidikan di Indonesia mempunyai
standar yang sama dengan negara lain.
Dengan
menggunakan media internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai
menerapkan pola belajar yang cukup efektif untuk diterapkan bagi masyarakat
yang memiliki kendala dengan jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi
terutama informasi dalam dunia pendidikan. Salah satu metode yang mulai
diterapkan yaitu pembelajaran distance learning. Metode distance
learning merupakan suatu metode alternatif dalam pemerataan kesempatan
dalam bidang pendidikan. Sistem ini diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah
yang ditimbulkan akibat keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas.
Metode distance learning sangat membantu siswa atau masyarakat
dalam mempelajari hal-hal atau ilmu-ilmu baru dengan tampilan yang lebih
menarik dan mudah untuk dipahami. Dalam pengaksesan dan pemanfaatan metode ini,
peran internet sangatlah diperlukan, karena melalui internet seseorang dapat
mengirim file atau meng-upload file yang
ingin dipublikasikan dan melalui internet juga seseorang dapat mengakses file
yang ingin dicari. Selain metode distance learning, masih banyak
metode-metode lain yang sangat membantu dalam meningkatkan mutu pendidikan di
Indonesia, diantaranya dengan adanya modul-modul pembelajaran gratis yang
tersedia, portal pembelajaran online, dll.
Jika kita
bercermin ke negara lain, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di
Indonesia bisa dibilang cukup tertinggal. Peran pemerintah sangat diharapkan
untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan teknologi informasi dan
komunikasi di Indonesia. Pemerintah diharapkan dapat menyamaratakan
perkembangan teknologi informasi disemua daerah di negara ini. Pemerintah
diharapkan dapat membantu daerah-daerah yang penyampaian proses informasinya
masih minim dan tidak hanya fokus pada daerah atau kota-kota besar saja seperti
yang terjadi pada saat sekarang ini, karena pada kenyataannya peran daerah
dalam mendukung perkembangan teknologi informasi dan perkembangan pendidikan di
Indonesia sangatlah penting.
Dengan belum
meratanya penyebaran teknologi informasi akan berpengaruh terhadap proses
perkembangan pendidikan. Hal ini dikarenakan peran teknologi informasi di dunia
pendidikan sangatlah penting. Dengan adanya teknologi informasi segala macam
ilmu pengetahuan dan informasi dapat diterima dan didapatkan dengan mudah dan
cepat. Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan
komunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang
menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya.
Untuk dapat
memanfaatkan TIK dalam memperbaiki mutu pembelajaran, ada tiga hal yang harus
diwujudkan yaitu:
- Siswa
dan guru harus memiliki akses kepada teknologi digital dan internet dalam
kelas, sekolah, dan lembaga pendidikan guru.
- Harus
tersedia materi yang berkualitas, bermakna, dan dukungan kultural bagi
siswa dan guru.
- Guru
harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam menggunakan alat-alat dan
sumber-sumber digital untuk membantu siswa agar mencapai standar akademik.
2.4.Peranan
TIK dalam Bidang Pendidikan (e-education)
Pengembangan
Tekonologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada hakekatnya ditujukan untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kenyataan menunjukan TIK telah membawa
perubahan penting dalam perkembangan peradaban dunia terutama
ekonomi. Bahkan abad ke-21 diyakini akan menjadi abad baru yang disebut
era informasi-ekonomi (digital-economic) dengan cirri khas perdagangan yang
memanfaatkan peralatan elektronik (electronic commerce). Keadaan ini
mengakibatkan adanya pergeseran paradigma strategis pembangunan masyarakat
dunia dari era industri menuju informasi.
Dari
berbagai peranan TIK salah satunya yaitu peranan Teknlogi Informasi dan Komunikasi
di bidang pendidikan (e-education) tidak dapat dihindarkan
lagi. Misalnya tidak mungkin lagi mengecek jumlah siswa yang hadir mengikuti
pelajaran dari tahun ke tahun hanya dengan catatan di buku tahunan saja,
demikian juga hasil nilai siswa yang diperoleh selama mengkuti pendidikan hanya
mengandalkan buku nilai guru, leger sekolah atau buku induk sekolah , begitu
pula pekerjaan sederhana apapun pekerjaan akan menjadi lebih efisien jika
menggunakan computer. Pendidikan yang menggunakan sarana TIK terutama
internet biasa disebut e-education
Kecenderungan
dunia pendidikan di Indonesia pada masa yang mendatang hubungannya
dengan perkembangan TIK sebagai berikut :
- Berkembangnya
pendidikan terbuka dengan cara belajar jarak jauh (distance
learning). Untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh
perlu dimasuka sebagai setrategi utama pendidikan jarak jauh dengan
memanfaatkan teknologi internet secara maksimal dapat memberikan
efektifitas dalam hal waktu, tempat bahkan meningkatkan kualitas pendidikan.
- Terjadinya sharing
resource (berbagi sumber daya) antara lembaga pendidikan dan
pelatihan .
- Perpustakaan
dan instrument pendidikan lainnya misalnya guru dan laboratorium berfungsi
sebagai fasilitator bukannya sumber informasi.
- Penggunaan
perangkat informasi interaktif seperti CD-ROM multimedia yang secara
bertahap akan menggantikan fungsi papan tulis.
Manfaat
internet bagi bidang pendidikan di Indonesia antara lain akan mendapatkan akses
keperpustakaan, direktori sekolah, para pakar dapat melalukan perkuliahan
secara online, penyediaan sarana informasi akademik lembaga pendidikan secara
online dapat melaksankan kerjasama dengan lembaga lain melalui internet serta
melakukan marketing dan promosi hasil karya penelitian secara lebih
efisien.Disamping itu kita dapat merancang program artificial
intelegence untuk membuat sebuah model rencana pengajaran.
Perkembangan
TIK di bidang pendidikan memungkinkan adanya sistem belajar jarak jauh dengan
menggunakan media internet untuk menghubungan antara mahasiswa dengan dosennya.
Melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, mengecek jadwal
kuliah mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen. Sistem pendidikan
TIK terbukti telah berhasil menurunkan angka putus sekolah dan meningkatkan
nilai rata-rata ujian.
Ternyata banyak sekali manfaat Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan kita sehari-hari. Misalnya
dalam bidang pendidikan. Dengan pendidikan dimungkinkan terjadinya
penyebarluasan Teknologi Informasi dan transformasi ilmu pengetahuan untuk
sektor-sektor pendidikan. Para siswa yang duduk di bangku sekolah dan mahasiswa
juga terbantu dengan adanya internet dalam mengerjakan tugas sekolah atau tugas
kuliah. Para mahasiswa dapat mencari bahan skripsi di internet atau para siswa
mencari bahan tugas makalahnya di internet. Dengan adanya pelajaran Teknologi
Informasi dan Komunikasi di sekolah, para siswa dapat belajar dan memanfaatkan
TIK dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan baik.Harus kita sadari, TIK
khususnya internet hanyalah merupakan alat bantu saja dan bukan menjadi solusi
dalam dunia pendidikan, formal maupun nonformal. Bagaimanapun pendidikan yang
bermutu didapat dari para pendidik yang bermutu ditambah dukungan pemerintah
dengan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa didik yang diimplementasikan
dengan benar dan kreatif.
peranan TIK dalam pendidikan yaitu :
1. TIK
sebagai Keterampilan (skill) dan Kompetensi :
- Setiap
pemangku kepentingan harus memiliki kompentensi dan keahlian menggunakan
TIK untuk pendidikan.
- Informasi
merupakan “bahan mentah” dari pengetahuan yang harus diolah melalui proses
pendidikan.
- Membagi
pengetahuan antar satu peserta didik dengan yang lainnya bersifat mutlak
dan tidak berkesudahan.
- Belajar
mengenai bagaimana cara belajar yang efektif dan efisien bagi pendidik,
peserta didik, dan stakeholder.
- Belajar
adalah proses seumur hidup yang berlaku bagi setiap individu atau manusia.
2. TIK
sebagai Infrastruktur Pendidikan
- Saat
ini, bahan ajar banyak disimpan dalam format digital dengan model yang
beragam seperti multimedia.
- Para
pendidik, instruktur dan peserta didik secara aktif bergerak dari satu
tempat ke tempat lainnya.
- Proses
pendidikan seharusnya dapat dilakukan dimana dan kapan saja.
- Perbedaan
letak geografi seharusnya tidak menjadi batasan pendidikan.
- “The network
is the school” akan menjadi fenomena baru di dalam dunia pendidikan.
3. TIK
sebagai Sumber Bahan Belajar
- Ilmu
pengetahuan berkembang sedemikian cepatnya.
- Pendidik
yang hebat tersebar di berbagai belahan dunia.
- Buku-buku,
bahan ajar, dan referensi diperbaharui secara kontinyu.
- Inovasi
memerlukan kerjasama pemikiran.
- Tanpa
teknologi, proses peserta didikan yang “up-to-date” membutuhkan waktu yang
lama.
4. TIK
sebagai Alat Bantu dan Fasilitas Pendidikan
- Penyampaian
pengetahuan seharusnya mempertimbangkan konteks dunia nyatanya.
- Memberikan
ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan untuk mempercepat penyerapan
bahan ajar.
- Peserta
didik diharapkan melakukan eksplorasi terhadap pengetahuannya secara lebih
bebas dan mandiri.
- Akuisisi
pengetahuan berasal dari interaksi antarpeserta didik dan pendidik.
- Rasio
antara pendidik dan peserta didik tidak dibatasi tergantung pada proses
dan pemberian fasilitas.
5. TIK
sebagai Pendukung Manajemen Pendidikan
- Setiap
individu memerlukan dukungan pendidikan tanpa henti setiap harinya.
- Transaksi
dan interaksi interaktif antar-stakeholder memerlukan pengelolaan back-office
yang kuat.
- Kualitas
layanan pada pengelolaan administrasi pendidikan seharusnya ditingkatkan
secara bertahap.
- Orang
merupakan sumber daya yang sangat bernilai sekaligus terbatas dalam
institusi.
- Munculnya
keberadaan sistem pendidikan inter dan antar organisasi.
6. TIK
sebagai Sistem Pendukung Keputusan
- Setiap
individu memiliki karekteristik dan bakat masing-masing dalam pendidikan.
- Pendidik
seharusnya meningkatkan kompetensi dan keterampilan pada berbagai bidang
ilmu.
- Sumber
daya terbatas, pengelolaan yang efektif seharusnya dilakukan.
- Institusi
seharusnya tumbuh dari waktu ke waktu dalam hal jangkauan dan kualitas.
- Pemerintah
seharusnya memiliki pengetahuan tentang profil institusi pendidikan.
2.5.Manfaat
dan Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi
Informasi adalah suatu cara bagi pengguna media untuk mengkomunikasikan hal
yang ingin mereka sampaikan kepada orang lain. Penggunaan Informasi dapat
berdampak buruk dan baik. Dampak baiknya kita memperoleh banyak informasi dari
teknologi yang canggih yang banyak bermunculan belakangan ini. Dampak buruknya
mungkin ada orang lain yang salah mengartikan arti teknologi.
Dampak
positif dan negatif pemanfaatan teknologi informasi dan telekomunikasi antara
lain:
A. Manfaat TIK antara lain :
- Informasi
yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan
pendidikan
- Konsultasi
dengan pakar, konsultasi dangan para ahli dibidangnya dapat dilakukan
dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh.
- Perpustakaan
online, perpusatakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
- Diskusi
online. Diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
- Inovasi
dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang
semakin memudahkan proses pendidikan.
- Kemajuan
TIK juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau
kelas yang berbasis teleconference yang tidak
mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
- Sistem
administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar
karena penerapan sistem TIK.
B. Dampak
Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
- Kemajuan
TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas
Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data
menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
- Walaupun
sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa
celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem
tersebut akan berakibat fatal.
- Salah
satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan
bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention)
Tahukah kita selain membawa manfaat yang besar
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga mempunyai pengaruh buruk yang
besar pula pada perkembangan generasi anak bangsa. Saat ini perangkat yang
paling mempengaruhi anak pelajar Indonesia saat ini antara lain :
- Komputer
- Handphone
- MP4
player
- Game
Console
- Media
tontonan seperti Televisi dan Film
Namun kali
ini kita akan membahas salah satu diantaranya yaitu pengaruh buruk Teknologi
Komputer. Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat ini tentu
saja lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bila anak-anak dibiarkan
menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif.
Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan
bijaksana, yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak.
Pengaruh
buruk lewat internet
Mampu
mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi
pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya
informasi buruk yang membanjiri internet. Melalui internetlah berbagai materi
bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa
penghalang. Sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada
sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah
berselancar di internet
.Pengaruh
Buruk Terlalu Sering Bermain Komputer
Kecanduan
bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau
pun melakukan aktivitas sosial. Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama
karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Seharusnya,
menurut Rivaldi, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu
bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah
setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam. Waktu yang lebih longgar
dapat diberikan pada hari libur.
Pengaturan
waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer
adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan
secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia
yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan
baik.
* Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang
amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak
saat bermain komputer.
* Selain itu juga pihak sekolah harus ikut andil dalam memberikan pengarahan
terbaik agar siswa/siswi dapat mempergunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi
ke arah yang positif.
* Pemerintah sebagai pengendali semua sistem penyedia Informasi harusnya lebih
aktif dalam mengontrol penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk
Generasi Anak Bangsa.
Sadar atau tidak sadar Teknologi Informasi dan Komunikasi telah membawa
perubahan besar terhadap Generasi Penerus Bangsa, hanya tinggal kita yang bisa
atau tidak membawa perubahan itu ke arah yang positif atau negatif.
.
BAB 3
KESIMPULAN DAN SARAN
3.1.
Simpulan
Tuntutan
pembelajaran di masa yang akan datang harus bersifat terbuka dan dua arah,
beragam, multi disipliner serta terkait pada produktifitas kerja “saat itu
juga” dan kompetitif. Teknologi informasi dan telekomunikasi dengan murah
dan mudah akan menghilangkan batasan-batasan ruang dan waktu yang
selama ini membatasi dunia pendidikanDewasa ini banyak dampak-dampak yang
terjadi akibat semakin berkembangnya IT didalam negeri ini. Memang perkembangan
IT jika disikapi secara positif mampu memberikan dampak yang positif dan
apabila disikapi secara negatif dapat memberikan dampak negatif pula.
Dunia
internet misalnya, merupakan sebuah perpustakaan maya terbesar di dunia. hampir
semua yang ingin kita cari ada di internet. Informasi melalui media internet,
bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat dunia pendidikan di Indonesia
mempunyai standar yang sama dengan negara lain. Dengan menggunakan media
internet, pemerintah dan institusi pendidikan sudah mulai menerapkan pola
belajar yang cukup efektif untuk diterapkan bagi masyarakat yang memiliki
kendala dengan jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi terutama informasi
dalam dunia pendidikan. Salah satu metode yang mulai diterapkan yaitu
pembelajaran distance learning. Metode distance learning merupakan suatu metode
alternatif dalam pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan. Sistem ini
diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat
keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas. Metode distance learning sangat
membantu siswa atau masyarakat dalam mempelajari hal-hal atau ilmu-ilmu baru
dengan tampilan yang lebih menarik dan mudah untuk dipahami
3.2
Saran
Beberapa
saran yang dapat dikemukakan untuk mendukung keberhasilan penyelenggaraan
pendidikan berbasis TIK sebagai berikut.
- Pemanfaatan
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pendidikan baik di sekolah
atau perguruan tinggi menjadi hal mutlak mengingat kondisi permasalahan
pendidikan yang makin kompleks. Pendidikan berbasis TIK hanya akan
berhasil apabila dikelola dan ditangani dengan terencana, sistematis dan
terintegrasi.
- Perencanaan
dalam pemanfaatan TIK dalam pendidikan yang integratif meliputi kebijakan,
standarisasi mutu, infrastruktur jaringan dan konten, kesiapan dan kultur
SDM pendidikan menjadi penting untuk ditata dan dikelola dengan efektif
dan efisien.
- Penyelenggaraan
pendidikan berbasis TIK melalui pendidikan terbuka dan jarak jauh (e-Learning),
membutuhkan dukungan dari semua pihak khususnya pemerintah, swasta serta
masyarakat untuk mengalokasikan anggaran dan investasi pendidikan yang
memadai.
- Standarisasi
mutu penyelenggaran pendidikan berbasis TIK perlu ditindaklanjuti dengan
standarisasi konten untuk menjamin kualitas, aksesibilitas dan
akuntabilitas program pendidikan berbasis TIK
DAFTAR PUSTAKA
Munir.
(2008). Dampak Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pendidikan.
Bandung, Penerbit: Universitas Pendidikan Indonesia.
Makagiansar, M. 1996. Shift in Global paradigma and The Teacher of
Tomorrow, 17th. Convention of the Asean Council of Teachers (ACT); 5-8
Desember, 1996, Republic of Singapore.
Naisbitt, J. 1995. Megatrend Asia: Delapan Megatrend Asia yang Mengubah Dunia,
(Alih bahasa oleh Danan Triyatmoko dan Wandi S. Brata): Jakarta: Gramdeia.
Semiawan, C.R. 1991. Mencari Strategi Pengembangan Pendidikan Nasional
Menjelang Abad XXI. Jakarta: Grasindo.
____Pengertian
teknologi informasi dan komunikasi dikutip dari
Itulah makalah tentang pengaruh perkembangan teknologi terhadap dunia
pendidikan. Jika ada salah mohon di maafkan karena saya juga manusia,
manusia tak akan luput dari kesalahan #yangbilangmalaikatsiapanda ..
hahha #Abaikan =|
Okeyyyyy Sekian Dari Sayaaa Wassalamualaikum Wr.Wb :)))))